Pojok Jogja

Warga Serbu Penutupan Bantul Expo 2017

POJOKJOGJA – Hari terakhir pagelaran Bantul Expo dipadati warga Yogyakarta. Event tahunan yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Bantul ini resmi ditutup pada Minggu, 6 Agustus 2017 tadi malam.

Istina warga Desa Semail, Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, mengungkapkan tak ingin melewatkan pemeran yang suadh berlangsung sejak 28 Juli 2017 ini. Tak hanya datang bersama keluarga, Is sapaan karibnya juga datang bersama rombongan warga Desa Semail.

“Kita kesini naik kereta ramai-ramai, ya seperti biasanya. Ini kan sudah mau penutupan, jadi gak boleh terlewatkan,” ungkapnya.

Pameran yang berlangsung di lapangan Pasar Seni Gabusan ini menjadi salah satu wadah untuk mempromosikan potensi daerah Bantul kepada masyarakat luas.

Sebelumnya, Kepalad Dinas Perdagangan Bantul Subiyanta Hadi menyatakan, Bantul Expo meliatkan seluruh pihak baik pemerintah maupun swasta.

Ada sekitar 85 stan milik pemerintah dan 194 stan milik swasta yang turut memeriahkan Bantul Expo 2017.

“Berbagai produk dihadirkan dalam pameran ini, mulai dari makanan minuman, kerajinan, pertanian, hingga produk pelayanan daerah,” jelas Subiyanta.

Hal ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk tetap memberdayakan para pekerja seni juga pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Bantul.

Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu “Dengan Semangat Mbangun Desa Kita Wujudkan Bantul yang sehat”.

“Tema itu sama dengan dengan tema pada perayaan hari jadi Kabupaten Bantul pada 20 Juli lalu. Diharap agar kita bisa terus semangat membangun desa,” tutupnya.

(dien)

Baca Juga