Pojok Jogja

Uji Coba Dua Jalur di Jalan Suryatmajan Dilakukan Hingga 12 Januari

POJOKJOGJA – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan uji coba dua jalur di Jalan Suryatmajan kawasan Malioboro.

Hal tersebut dilakukan usai pemindahan pintu masuk Kantor Gubernur DIY di Kepatihan yang kini berada sisi Selatan yaitu di Jalan Suryatmajan.

Diketahui sebelumnya, pintu masuk Kantor Gubernur DIY berada di sisi barat, tepat di kawasan Malioboro.

Pada Rabu, 10 Januari 2018 kendaraan baik dari Jalan Malioboro maupun Jalan Suryotomo bisa melalui Jalan Suryatmana yang sebelumnya hanya berlaku satu arah.

Kabid Lantas Dishub Kota Yogya, Golkari Made Yulianto mengatakan, perubahan tersebut merupakan arahan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat meresmikan pintu masuk Kepatihan dari arah selatan beberapa waktu lalu.

“Karena sudah ada arahan pemindahan pintu masuk Kantor Gubernur DIY, maka menurut kami perlu dilakukan penyesuaian terkait dengan lalu lintas baik dari sisi manajemen lalu lintasnya maupun dari sisi manajemen penataan parkir yang ada di Jalan Suryatmajan,” jelasnya.

Jadi sejak Rabu kemarin mulai pukul 06.30 WIB, telah dilakukan uji coba sekaligus sebagai sarana sosialisasi terkait dengan manajemen lalu lintas.

Golkari mengatakan, Dishub akan memberlakukan uji coba selama tiga hari dari tanggal 10-12 Januari 2018.

“Petugas dishub dan kepolisian dikerahkan untuk mensosialisasikan perubahan lalu lintas di Jalan Suryatmajan. Hanya kendaraan yang ke barat (dari Simpang Empat Hotel Melia) tidak bisa ke Jalan Malioboro,” terangnya.

Akan tetapi lanjut Golkari, dua jalur diberlakukan hanya sampai ke pintu masuk Kepatihan sisi selatan. Kemudian pengendara bisa berbelok melalui Jalan Ketandan Lor.

Rekayasa lalu lintas tidak hanya diterapkan di Jalan Suryatmajan, melainkan juga di Ketandan Lor dan Ketandan Wetan. Hal ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang masuk dan keluar di Jalan Suryatmajan.

Golkari menjelaskan, Ketandan Lor yang semula mengarah ke utara dibalik menjadi mengarah ke selatan. Kemudian Jalan Ketandan Wetan akan diubah menjadi ke arah utara.

“Beberapa rambu kita lakukan pemasangan. Selanjutnya dishub yang menata parkir di Jalan Suryatmajan dan Jalan Ketandan. Misalnya di antara pintu masuk dan pintu keluar Kantor Kepatihan dijadikan area bebas parkir,” ungkapnya.

Sementara di sisi timur pintu keluar Kepatihan masih ada space parkir dengan posisi 0 derajat atau sejajar dengan jalan.

Jika sebelumnya parkir di Jalan Suryatmajan ada di sisi utara, maka dengan dibukanya pintu masuk Kepatihan parkir di sisi utara Jalan Suryatmajan dihilangkan, sehingga tidak ada lagi parkir kendaraan di sisi utara (hanya di sisi selatan).

Sementara itu, Kanit Dikyasa Polresta Yogyakarta, Iptu Marijo menambahkan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin mensosialisasikan perubahan manajemen lalu lintas ini.

“Kami juga meminta masyarakat mematuhi kebijakan tersebut. Jangan sampai ada masyarakat yang melanggar aturan lalu lintas,” katanya.

Ia menyebut, ada tambahan untuk arus lalu lintas dari Jalan Mataram atau dari utara sesampainya di Simpang Empat Melia tidak boleh ke kanan atau ke barat ke Jalan Suryatmajan.

(nis) 

Baca Juga