Pojok Jogja

Tim Kesenian Yogyakarta Pentaskan Tari Arjuna di Korea Selatan

POJOKJOGJA – Sebuah kebanggan bagi Yogyakarta bisa memperkenalkan kebudayaannya dalam sebuah acara bertaraf internasional.

Tim kesenian Yogyakarta menjadi salah satu peserta dalam Pyeongchang Winter Olympic Games 2018.

Acara yang dihelat di Korea Selatan ini merupakan olimpiade musim dingin yang rutin digelar Negeri Ginseng itu. Dalam perhelatan itu Tim Kesenian Yogyakarta menampilkan kreasi budaya Yogyakarta berupa tarian.

“Dalam event tersebut, delegasi DIY menampilkan Tari Arjuna Wirajaya yang terinspirasi dari tokoh Arjuna dalam Epos Mahabharata,” kata Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Selasa, 13 Februari 2018.

Paku Alam X turut hadir pada acara pembukaan di Kota Gangneun, Provinsi Gangwon, Korea Selatan, Sabtu, 10 Februari 2018. Ia menjelaskan Tarian Arjuna yang ditampilkan Tim Kesenian Yogyakarta itu melibatkan 18 penari.

Dalam filosofi Jawa kata Paku Alam X, Arjuna digambarkan sebagai lambang manusia berilmu tinggi. Arjuna gemar bertapa dan berguru pada siapapun untuk menuntut ilmu.

“Tarian itu disutradarai Anter Asmorotedjo, berpijak pada tari tradisi Jawa serta pewayangan Yogyakarta yang digarap menjadi karya baru yang dinamis,” ungkapnya.

Para penari tampil atraktif yang dikombinasikan antara tradisi dan modern menjadi bentuk tarian Jawa Kontemporer tanpa meninggalkan spirit Jawanya.

Paku Alam X mengatakan, penampilan Tim Kesenian Yogyakarta mendapat sambutan hangat dan penonton terlihat antusias menyaksikannya.

Dalam acara yang berlangsung pada 8-13 Februari ini, Paku Alam X menjadi pemimpin rombongan delegasi DIY. Event tersebut kata dia, merupakan ajang promosi dan informasi pariwisata serta kebudayaan bagi provinsi yang termasuk dalam  East Asia Inter-Regional Tourism Forum (EATOF).

“Itu memang telah menjadi kesepakatan dari hasil pertemuan Standing Committee Meeting EATOF di Provinsi Tottori, Jepang pada Agustus 2017 lalu,” kata Paku Alam X.

Ajang promosi dan informasi pariwisata bagi provinsi anggota lanjutnya lagu, selalu diupayakan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masing-masing provinsi.

Ia menjelaskan, dalam kesepakatan EATOF pada General Assembly Meeting pada 2016 di Yogyakarta pun telah disebutkan, semua anggota EATOF diwajibkan mengikuti setiap event atau program yang diselenggarakan oleh provinsi anggota EATOF lainnya.

“Pemda DIY sendiri melalui Dinas Pariwisata DIY pun mendukung promosi dalam kegiatan-kegiatan EATOF dengan mengirimkan Tim Kesenian pada Pyeongchang Olympic Winter Games selama tiga tahun berturut-turut,” terangnha.

Pada pembukaan Pyeongchang Olympic Winter Games 2018, perwakilan DIY menjadi bagian Cultural Troupe bersama perwakilan Siem Reap (Kamboja), Sarawak (Malaysia), Luang Prabang (Laos), Cebu (Filipina), dan Quang Ninh (Vietnam).

(dien)