Pojok Jogja

Sultan Serukan Stop BAB Sembarangan

POJOKJOGJA – Sultan Hamengku Buwono X mendeklarasikan Stop Buang Air (BAB) Sembarang di puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Minggu 12 November 2017.

“Deklarasi Stop BAB Sembarangan ini harus terus ditindaklanjuti dengan penyediaan sarana sanitasi menyeluruh untuk warga,” Sultan menegaskan.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sumber persoalan kesehatan tak lain dari prilaku individu dengan lingkungannya. Karena hal tersebut, gerakan Stop BAB Sembarangan dinilai relevan untuk digemakan di masyarakat.

Pemerintah DI Yogyakarta mengklaim seluruh wilayah kabupaten kota telah tahun ini telah seratus persen menerapkan program Stop BAB Sembarangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan capaian program hingga tahun 2017 terkait sanitasi lingkungan telah mendapatkan hasil memuaskan. Hal itu ditandai dengan jumlah desa yang melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang program utamanya Stop BAB Sembarangan telah mencapai seluruh desa yang berjumlah 438 desa.

“Sudah terverifikasi bahwa seratus persen desa di DIY menerapkan program Stop BAB Sembarangan,” katanya.

Terverifikasinya program Stop BAB Sembarangan tersebut terukur dari capaian akses jamban di DIY sebesar 99,79 persen. Masyarakat yang mengakses Jamban Sehat Permanen (JSP) sebesar 82,25 persen, masyarakat mengakses Jamban Sehat Semi Permanen (JSSP) 11,51 persen, dan sharing (berbagi) sebesar 62,24 persen.

(rin)

Baca Juga