Traveling

Serunya Mengitari Museum Benteng Vrederburg dengan Sepeda dan Becak

POJOKJOGJA – Salah satu destinasi wisata yang juga tak kalah populernya di Yogyakarta. Museum Benteng Vrederburg, sebuah salah satu peninggalan sejarah yang berdiri sejak 1760.

Dibangun oleh Belanda pada masa kepemimpinan Sultan Hamengku Buwono I, letaknya berada di dekat Gedung Agung dan Kraton.

Hingga ini, Museum Benteng tersebut tak pernah sepi pengunjung. Beragam pengetahuan tentang sejarah bisa didapatkan di museum yang terletak di Jalan Ahmad Yani No.6, Ngupasan, Gondomanan ini.

Tepat berada di sebelah Utara Jalan Malioboro. Maka siapapun yang mengunjungi Malioboro, sudah pasti akan berujung ke tempat ini pula.

Selain belajar tentang sejarah di museum ini, para pengujung juga dimanjakan dengan kehadiran sepeda dan becak yang bisa dikendarai sendiri.

Hanya dengan menyediakan uang sewa sebesar Rp 10 ribu, pengunjung bisa sepuasnya mengitari Museum Benteng Vrederburg.

Mujiman, daialah pengelola sepeda dan beca sewa di Museum Benteng Vrederburg. Sebanyak lima unit sepeda dua kayuh yang disediakan Mujiman untuk disewakan.

“Sepeda tersebut bisa digunakan dua orang sekaligus, jadi mereka bisa sama-mengayuh,” kata Mujiman, Sabtu, 30 September 2017.

Tak hanya sepeda dua kayuh, ia juga menyediakan sepeda monyet yang saat ini sudah sangat jarang ditemui. Sepeda dengan roda besar di depan dan roda kecil menopang di bagian belakang.

“Ada juga satu becak mini. Pengunjung bebas mau pakai yang mana,” lanjut Mujiman.

Dalam sehari biasanya ada sekitar 50 orang yang menyewakan sepeda dan becak keliling miliknya. Permintaan akan lebih banyak saat musim libur atau weekend.

“Untuk lama pakainya tergantung pengunjung mbak, kalau ramai ya paling cepat biasanya cuma 20 menit. Tapi kalau sepi, mereka bebas sampai capek,” jelas warga Bantul ini.

Kehadiran sepeda dan becak ini tentu menjadi sarana hiburan baru bagi pra pengunjung. Utamanya bagi mereka yang gemar bersepeda.

Andri salah satu pengunjung asal Surabaya mengatakan senang dengan adanya sepeda keliling ini.

“Tadi saya main sama adik, senang sih bisa boncengan. Tapi sepedanya masih kurang. Jadi banyak yang nungguin,” katanya.

Ia datang bersama keluarga ke Yogyakarta, dan menyempatkan untuk berwisata sejarah di Museum Benteng Vrederburg. Andri menagku senang bisa berwisata ke Yogyakarta.

Bocah berusia 12 tahun ini berharap suatu hari nanti bisa kembali berkunjung ke Yogyakarta. Menurutnya Yogyakarta merupakan kota yang Indah.

“Iya, nanti kesini sama keluarga lagi ramai-ramai lah,” katanya.

(dien)