Selebritis

Sang Legendaris Yon Koeswoyo di Mata Cak Nun

POJOKJOGJA – Duka yang mendalam atas kepergian sang legendari Yon Koeswoyo dirasakan banyak orang. Mulai keluarga, kerabat, sahabat, hingga penggemar dari vokalis Koes Plus ini.

Yon Koeswoyo mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat, 6 Januari 2018 pukul 05.50 WIB. Hari ini, Yon menuju peristirahatan terakhirnya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan (Jaksel).

Doa dan isak tangis mengiringi kepergian almarhum kembali kepada sang pencipta. Hadir mengiringi proses pemakaman salah seorang sahabat Yon Koeswoyo, Budayawan Emha Ainun Najib.

Selain menyampaikan dukanya, pria yang akrab disapa Cak Nun ini juga meminta emerintah peduli akan upaya almarhum melestarikan musik di tanah air.

Bagi Cak Nun, Yon Koeswoyo adalah Pahlawan Nasional. Sebab, setiap karyanya bersama Koes Plus menyuarakan keresahan hati masyarakat Indonesia lebih dari 40 tahun.

“Mereka (Koes Plus) telah berjuang sejak tahun 60-an. Ada yang jadi pahlawan hanya karena pidato beberapa jam, sementara Mas Yon telah berjuang berpuluh-puluh tahun,” kata Cak Nun dikutip JawaPos.com, Sabtu, 6 Januari 2018.

Cak Nun menambahkan, selama ini orang-orang hanya berpikir Yon adalah penyanyi. Padahal lanjut nya lagi Yon bersama Koes Plus menyuarakan isi hati bangsa Indonesia.

Olehnya itu, dengan tegas dia meminta agar pemerintah memberikan gelar pahlawan kepada Yon Koeswoyo. Namun, seketika itu juga, dia ragu pemerintah akan mengabulkan harapannya tersebut.

“Meskipun tidak mungkin pemerintah bisa melantik Yon sebagai pahlawan, namun mereka adalah pahlawan untuk kami. Lagu mereka bukan sekadar karya, tapi isi hati kita sendiri,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf juga menyebut bahwa sosok almarhum Yon Koeswoyo adalah musisi yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi. Semangatnya, memajukan industri musik di tanah air patut diacungi jempol.

Meski mengakui tidak dekat dengan Yon Koeswoyo, menurut Triawan Yon koeswoyo adalah sosok yang nasionalis. Tidak peduli dengan royalti dan setahu saya sempat menolak untuk urus royalti karena menurutnya itu dedikasi untuk bangsa, buat lagu ya buat saja, nyanyi saja.

“Namun akhirnya sudah diurus oleh keluarganya. Mereka juga kompak ya, jarang terdengar perpecahan atau pecah anggota, saya rasa musisi lain patut menirunya,” kata ayah dari penyanyi Sherina ini.

Semangat Yon Koeswoyo dalam bermusik memang tak pernah padam. Dalam kondisi sakit pun, dia siap menghibur para pecinta musik, khususnya penggemar Koes Plus di tanah air.

Bahkan, sebelum wafat, dia telah siap mengadakan konser bertajuk tribute untuk Koes Plus pada 4 Februari mendatang.

(dien/jawapos)

Baca Juga