Pendidikan

Sandang Universitas Terbaik, UGM Ternyata Kekurangan Dosen

POJOKJOGJA, Sleman – Menduduki urutan pertama universitas terbaik di Indonesia, Universitas Gadjah Mada ternyata kekurangan ratusan tenaga pengajar.

Hal itu tak ditampik oleh Rektor UGM Prof Panut Mulyono. Universitas terbaik versi Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) belum ideal dalam hal rasio dosen dan mahasiswa.

“Rasio dosen dengan mahasiswa di UGM memang belum sepenuhnya ideal. Tapi, rasio itu sudah masuk kategori baik sesuai dengan aturan Kemenristekdikti,” kata Prof Panut, Kamis, 8 November 2017.

Ia menjelaskan, posisi rasio dosen dan mahasiswa UGM berada di Kisaran angka 1:20. Hal itu kata Prof Panut dikarenakan beban mengajar para dosen masih sangat tinggi.

Ideal menurut dia, tidak semata-mata karena jumlah perbandingan, rasio dosen dengan mahasiswa. Tak hanya itu, faktor lain yang perlu dilihat dalam menentukan idealnya suatu perguruan tinggi adalah jumlah prodi.

“Jika suatu jurusan perbandingan dosen mahasiswa 1:20, tetapi prodinya banyak, dosen harus mengajar di berbagai prodi sehingga jumlah sistem kredit semester (SKS) yang diajarkan menjadi banyak,” jelas Prof Panut.

Beda halnya jika di satu departemen atau jurusan namun prodinya sedikit, sehingga jumlah mata kuliah yang harus diampu seorang dosen relatif sedikit pula.

Jika berbicara ideal lanjutnya lagi, tidak semata-mata berbicara perbandingan dosen mahasiswa, tetapi berapa SKS seorang dosen itu mengajar dalam satu semester.

“UGM memiliki jumlah prodi yang relatif banyak. Sehingga seorang dosen beban mengajarnya besar,” katanya.

Namun lanjut Prof Panut, dari sisi perbandingan standar Kemenristekdikti sudah tergolong baik, yaitu 1:20 untuk eksakta dan 1:30 untuk mata kuliah ilmu sosial.

Olehnya itu ia menyatakan, pihaknya masih kekurangan dosen karena prodi di UGM relatif banyak. Jumlah dosen saat ini ada 2.574 orang.

Sebab untuk standar internasional rasio tersebut lebih ketat lagi. Untuk penilaian akreditasi internasional belum baik dari sisi jumlah dosen.

(nis)

Baca Juga