Film

Reza Rahardian : Jogja-NETPAC Asian Film Festival Adalah Ruang Kreasi Filmmaker

POJOKJOGJA – Reza Rahardian mengaku senang bisa terlibat dalam perhelatan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2017. Acara yang telah digelar ke-12 kalinya ini berlangsung pada 1-8 Desember 2017.

Menjadi salah satu akhir berbakat Indonesia ini mengaku JAFF merupakan ruang berkreasi untuk para filmmaker. Tak hanya di Indonesia tetapi juga untuk wilayah Asia Pasifik.

“JAFF selalu aktif untuk mengembangkan industri perfilman. Festival yang penuh dengan kesederhanaan, tapi punya makna yang begitu besar,” ungkap pemeran Habibie dama film Habibie dan Ainun ini.

Dalam event ini Reza didaulat menjadi juri dalam salah satu program JAFF ke-12. Reza menjadi juri untuk program Liggt of Asia.

Ia mengatakan antusiasme warga dan pecinta sinema Asia di tanah air yang datang berduyun-duyun untuk menghadiri acara di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) sangat menarik perhatiannya.

Menurut pria kelahiran 5 Maret 1987 ini JAFF merupakan salah satu festival penting yang ada di Indonesia. Tidak hanya untuk nasional, tapi juga untuk Asia-Pasifik, khususnya.

Sebelumnya Reza menyatakan tidak sabar ingin menyaksikan film-film yang akan diputar selama JAFF ke-12 ini. Sebab selain untuk kebutuhan penjurian, film-film yang diputar juga merupakan karya yang belum pernah ditonton oleh Reza.

Diketahui, dalam event ini ada 114 film dari 22 negara se-Asia yang diputar selama delapan hari digelar. Selain di Taman Budaya, pemutaran film JAFF juga dilakukan di CGV Cinemas Walk dan Empire XXI Yogyakarta.

“Sebuah kehormatan bagi saya bisa menjadi juri di sebuah festival yang sangat prestigious,” ungkap Reza

Keterlibatan Reza sebagai Juri di ProgramLight of Asia dinilai memberikan angin segar bagi Sinema Asia. Pasalnya, selain berbakat Reza juga merupakan sosok yang dipandang sebagai salah seorang tokoh ternama di dunia perfilman tanah air.

(dien)

Baca Juga