Kesehatan

Prevelensi Kanker di Yogyakarta Tertinggi di Indonesia, Apa Penyebabnya?

POJOKJOGJA – Angka prevelensi kanker di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan angka yang positif.

Hal itu terlihat berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Nasional (Riskesdas) tahun 2013.

DIY menduduki peringkat teratas untuk prevelensi kanker yakni 4,1 dari 1.000 penduduk. Sementara prevalensi kanker seluruh Indonesia yaitu 1,4 per 1.000 penduduk.

“Kita belum bisa memastikan mengapa prevalensi kanker di Yogyakarta lebih tinggi,” ungkap Kepala Subdirektorat Penyakit Kanker dan Kelainan Darah Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Niken Wastu Palupi.

Ia menyatakan, untuk menemukan penyebabnya pihaknya perlu melibatkan bagian penelitian dan pengembangan kesehatan untuk mencari tahu.

Hanya saja, jika dilihat dari sudut pandang positif, Niken menduga tingginya prevalensi kanker di DIY karena faktor wilayah.

“Kemungkinan karena disebabkan wilayah Yogyakarta yang hanya terdiri dari lima kabupaten dan kota,” kata Niken.

Ia menjelaskan, dengan luas wilayah yang kecil, masyarakat pun lebih gampang memperoleh akses pemeriksaan karena jarak tempuhnya tidak terlalu jauh.

Niken menerangkan, jika ada keluhan dan gejala, orang bisa langsung datang. Selain itu, menurutnt, level kesadaran yang ada pada masyarakat Yogyakarta juga lebih tinggi.

“Masyarakat Yogyakarta lebih sadar untuk memeriksakan kondisi kesehatan,” ujarnya.

Dengan pencatatan dan pelaporan yang jelas, tentu penyakit seperti kanker bisa lebih cepat dan sering dideteksi.

(dien)

Baca Juga