Pojok Jogja

PNS Gunungkidul Banyak Ajukan Pensiun Dini, Kenapa?

POJOKJOGJA, Gunungkidul – Tercatat selama dua tahun, terdapat 18 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gunungkidul yang mengajukan pensiun dini sekitar 10 tahun dari waktu pensiun.

Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul Gusti Janingsih mengatakan, dalam dua tahun terakhir menerima surat permohonan pensiunan diri dari pegawai negeri sipil (PNS).

“Kebanyakan berasal dari ASN” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sedikitnya telah ada 18 tenaga pendidik mengajukan surat permohonan pensiun dini. Dan permintaan tersebut pun dikabulkan karena memang memenuhi syarat pensiun dini, yaitu usianya berumur 50 tahun lebih dan masa kerjanya sudah 20 tahun.

Tidak hanya dalam wilayah tertentu, namun penyebaran guru aparatur sipil negera yang mengajukan pensiun dini tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.

Gusti menjelaskan, kebanyakan mereka beralasan karena kesehatan. “Ada yang sakit menahun, ada juga karena pertimbangan yang lain. Semua sudah memenuhi persyaratan. Rata-rata yang mengajukan pensiun dini laki-laki,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan saat ini pihakanya sedang kekurangan guru ASN. “Kami kekurangan Guru ASN untuk SD sekitar 800,” kata dia.

Menurutnya kekurangan terjadi karena jumlah tenaga pendidik yang keluar lebih banyak dibandingkan guru yang masuk. Sementara perekrutan tenaga pendidik baru masih terhalangi oleh kebijakan moratorium.

(rin)

Baca Juga