Pojok Jogja

Pekan Ini, Seluruh Jemaah Haji Yogyakarta Tiba di Tanah Air

POJOKJOGJA – Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan pekan ini seluruh jemaah haji asal DIY akan tiba di Yogyakarta.

Humas Kanwil Kemenag DIY Bramma Aji Putra mengatakan, gelombang pertama dijadwalkan tiba pada Kamis, 14 September 2017.

“Gelombang pertama yang tiba berasal dari kelompok terbang (Kloter) 23 SOC dan 24 SOC. Kloter 23 SOC adalah jemaah asal Gunungkidul,” katanya, Rabu, 13 September 2017.

Bramma menjelaskan, pada jemaah haji akan tiba di Bandara Adisoemarno, Solo, sekitar pukul 06.10 WIB. Kemudian akan langsung ke Pendopo Pemkab Gunungkidul sekitar pukul 08.45 WIB.

Untuk kloter 24 lanjut Bram, adalah jemaah dari Kota Yogyakarta. Kloter 24 SOC akan tiba di Solo sekitar pukul 15.00 WIB untuk selanjutnya diantar ke Balai Kota Yogyakarta menjelang maghrib.

“Gelombang kedua, tiba pada Jumat 15 September 2017, yakni kloter 25, 26, 27, dan kloter 28, kloter ini merupakan jemaah dari Kabupaten Sleman dan Bantul,” jelas Bram

Keempat kloter ini diperkirakan tiba di Yogyakarta berurutan, mulai pukul 03.30 WIB, 07.20 WIB, 11.30 WIB, dan 13.30 WIB.

Adapun gelombang terakhir yang tiba adalah kloter 29, 30, dan kloter 31 SOC. Kloter ini merupakan jemaah campuran dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Batul, Sleman, Kulonprogo, dan Gunungkidul.

Bram mengatakan, gelombang terakhir ini akan tiba pada Sabtu, 16 September 2017. Perkiraan waktu sampai di Yogyakarta yaitu dari pukul 04.30 WIB, 14.00 WIB, dan 19.15 WIB.

Lebih lanjut ia menjelaskan, secara total jumlah jemaah haji asal DIY yaitu 3.165 orang. Di mana jemaah terbagi dalam kloter 23 hingga 31.

“Selama di Tanah Suci, jemaah haji DIY didampingi 24 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan 69 petugas kloter. Sehingga, total haji dari DI Yogyakarta tahun ini mencapai 3.258 orang,” tambahnya.

Berdasarkan data Kanwil Kemenag DIY tahun ini ada tiga orang jemaah yang meninggal di Tanah Suci. Mereka adalah Kusnan Abdul Hakim dari kloter 30 asal Sleman, Supardi dari kloter 30 asal Sleman, dan Abdul Hadi Santoso kloter 25 asal Sleman.

Menurut Bram, ketiganya meninggal karena lanjut usia. Ketiga jemaah rata-rata berusia di atas 68 tahun. Mereka termasuk ke dalam kelompok rentan.

“Ada juga dua orang sakit cukup parah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Satu orang sakit karena dehidrasi berat dan saat ini masih dirawat di RS King Abdulah. Sementara, satu lagi sakit stroke dan sedang proses pulang ke Indonesia,” terangnya.

(dien)

Baca Juga