Nasional

Najwa Shihab Raih Penghargaan Dari ICW

POJOKJOGJA – Siapa yang tak kenal dengan sosok perempuan yang satu ini. Namanya kian mencuat ke publik selama didaulat menjadi pembawa acara dalam program Mata Najwa.

Nama program yang diambil dari namanya sendiri. Najwa Shihab. Kali ini Najwa kembali menorehkan prestasi baru. Ia dinobatkan sebagai Tokoh Publik Anti Korupsi 2017 oleh Indonesia Corruption Watch (ICW).

Pemilihan tersebut bukan tanpa alasan. Aktivis ICW, Emerson mengatakan, Najwa terpilih sebagai tokoh publik yang menaruh perhatian terhadap pemberantasan korupsi.

“Kami melihat, kiprahnya yang memiliki jiwa sosial tinggi, paham dengan kondisi Indonesia saat ini khususnya persoalan korupsi serta merupakan representasi generasi muda,” ungkap Emerson dalam siaran persnya, Senin, 8 Januari 2018.

Selain itu kata dia, di sepanjang 2017, ICW juga melihat Najwa Shihab aktif menyuarakan persoalan pemberantasan korupsi dan kampanye anti korupsi melalui pekerjaannya selama ini.

Proses pemilihan tokoh publik anti korupsi 2017 yang diselenggarakan oleh ICW dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi. Emerson mengatakan, ICW melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) yang terdiri dari individu-individu yang kredibel

“Dalam tubuh Pansel ada Zainal Arifin Mochtar (Akademisi Fakultas Hukum dan Ketua Pusat Kajian Antikorupsi UGM), Betti Alisjahbana (Panitia Seleksi Komisioner KPK 2015-2019), dan Budi Setyarso (Pemimpin Redaksi Koran TEMPO),” ungkapnya.

Setelah menjalani beberapa tahapan seleksi, dan menjaring dari 44 nama tokoh publik yang diusulkan, akhirnya ICW dan Pansel memilih Najwa Shihab sebagai tokoh publik anti korupsi 2017.

Emerson juga menjelaskan, di sepanjang 2017, ICW juga melihat Najwa Shihab aktif mensuarakan persoalan pemberantasan korupsi dan kampanye anti korupsi melalui pekerjaannya selama ini.

“Dalam tayangan Program Mata Najwa yang selama ini ia bawakan tak jarang isu-isu mengenai korupsi dibahas dengan kritis. Apalagi saat ada upaya untuk melemahkan KPK,” terang Emerson.

Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa Najwa menjadi salah satu publik figur yang sangat peduli dengan isu-isu tersebut. Sampai pada akhir Oktober 2017 lalu.

Najwa kata Emerson menjadi salah satu orang yang mendatangi KPK untuk meminta Presiden Jokowi segera menuntaskan kasus teror yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan.

“Penobatan Tokoh Publik Anti Korupsi diharapkan dapat menjadi agenda tahunan dari ICW. Selamat buat Najwa Shihab, kami berharap tetap terus kritis terhadap persoalan korupsi dan menyebarkan pesan-pesan antikorupsi kepada masyarakat luas,” terang Emerson.

(dien)

Baca Juga