Kesehatan

Meski Belum Terdeteksi di Yogyakarta, Masyarakat Diminta Waspadai Penyakit Difteri

POJOKJOGJA– Meski dinyatakan belum terdeteksi di wilayah Yogyakarta, namun masyarakat tetap diminta waspada akan hadrinya penyakit difteri.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Fita Yulia Kisworini. Dia mengatakan sejauh ini belum menerima laporan adanya kasus difteri dari masyarakat.

“Namun meski begitu, kami meminta masyarakat untuk tetap waspada. Semoga saja penyakit ini tidak menjangkit wilayah kita,” ungkapanya, Kamis, 7 Desember 2017.

Ia menyatakan, kasus penyakit difteri memang tengah marak di berbagai daerah. Bahkan dari catatan Kementerian Kesehatan hingga November lalu audah ada 95 kota dan kabupaten yang sudah melaporkan kasus difteri.

Fita menjelaskan, difetri merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diptheriae. Di mana penyakit ini ditandai dengan selaput lendir pada hidung dan tenggorokan yang menyulitkan penderita untuk makan dan bernafas.

“Penyakit ini juga mudah menular bagi orang yang daya tahan tubuhnya lemah. Olehnya otu kita memang harus selalu waspada,” terangnya.

Senada, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Yudiria Amelia menambahkan, pihaknya sudah mengirimkan surat edaran kepada semua puskesmas di Kota Yogyakarta.

“Jadi bagi masyarakat yang menemukan gejala difetri untuk segera ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Yurdia menyebut, penyakit difteri ini rentan menyerang anak-anak dibawah usia 15 tahun. Untuk pencegahan dini, bisa dilakukan dengan imunisasi difteri teratur pada bayi.

Biasanya lanjutnya lagi, diberikan bersamaan dengan imunisasi pertisus dan tetanus atau DPT. Imunisasi DPT wajib diberikan kepada anak usia dua bulan sampai enam bulan.

“Kami memang perlu melakukan pengecekan lebih jauh. Jika ada kasusu diduga difteri akan segera dilacak dan dilihat statusnya apakah sama sekali tidak imunisasi, atau imunisasi namun tidak lengkap,” jelasnya.

Selain menjaga daya tahan tubuh agar tetap bugar, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat busa tetap menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya.

(nis)

Baca Juga