Pojok Jogja

Mencontoh Amerika, Yogyakarta akan Miliki “Silicon Valley” di Bantul

POJOKJOGJA – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali akan membuat terobosan baru. Kali ini melalui upaya untuk memberdayakan para pelaku industri kreatif.

Tak tanggung-tanggung, terobosan yang dilakukan Pemda DIY diadopsi dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Silicon Valley yang ada di Amerika Serikat sebentar lagi juga akan diwujudkan di Yogyakarta.

Silicon Valley sendiri merupakan kawasan industri kreatif di Amerika Serikat. Hal itulah yang ingin dilakukan Pemda DIY dengan menghadirkan kawasan industri kreatif di Dusun Cikal, Srimulyo, Piyungan, Bantul.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekprov DIY Budi Wibowo menjelaskan, kawasan industri Piyungan (KIP) sebenarnya direncanakan beroperasi pada 2017 lalu.

“Tapi ada sedikit kendala persoalan perizinan, makanya pengoperasiannya sempat mandeg,” katanya, Kamis, 22 Februari 2018.

Ia menambahkan, nantinya KIP akan menjadi kawasan kemudahan investasi langsung konstruksi atau Klik. Kawasan Klik Piyungan akan diarahkan untuk pengembangan industri kreatif macam start-up, animasi, perfilman, fesyen, kuliner, dan kerajinan lain.

Rencananya Klik Piyungan yang berdiri di atas lahan seluas 335 hektar itu akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Maret 2018 mendatang.

“Kami berharap keberadaannya bisa menjadi jawaban atas bergeliatnya industri kreatif dan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di DIY,” jelas Budi.

Ia menyebut, di DIY sendiri ada sekitar 524.395 UMKM. Jumlah itu, menyumbang dominasi pertumbuhan ekonomi yang ada di DIY mencapai 98,4 persen.

Budi mengaku optimistis, Klik Piyungan bisa menjadi Sillicon Valley versi Indonesia. Kawasan industri di San Francisco, California Utara, Amerika Serikat. Di sana, perusahaan raksasa industri kreatif seperti Google, Facebook, dan Apple berdiri.

“Hadirnya Klik Piyungan juga diharapkan bisa menarik investor. Nantinya, kawasan ini dikelola oleh pihak ketiga yakni PT Yogyakarta Isti Parama dan PT IGP. Perusahaan tersebut yang nantinya bertugas memasarkan kawasan kepada para investor,” terangnya.

(dien)

Baca Juga