Pojok Jogja

Masyarakat Yogyakarta Diminta Waspada Hujan dan Angin Kencang

POJOKJOGJA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta meminta masyarakat untuk tetap waspada akan masuknya musim pancaroba.

Masuknya musim pancaroba ditandai dengan petir dan angin kencang yang bisa mengakibatkan pohon tumbang atu merusak sejumlah bangunan.

Salah satunya yang telah terjadi beberapa hari lalu di sebelah Utara Pasar Beringharjo. Di awal terjadinya hujan dua pohon tumbang saat itu juga.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Agus Suwarno, Jumat 29 September 2017.

“Untuk mengantisipasi kejadian ini kami telah melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Lingkungan Hidup,  Dinas Pekerjaan Umum, PDAM  dan BPBD,” jelasnya.

Koordinasi dalam hal ini lanjutnya lagi, yaitu untuk melakukan tindakan sesuai dengan ketugasan masing-masing OPD apabila terjadi bencana atau peristiwa.

Misalnya menurut Agus di musim hujan ini, jika terjadi longsor di talud dan lain sebagainya, nantinya ada PU yang mempersiapan segala sesuatunya, ujar Agus.

Agus juga menjelaskan, BPBD Kota Yogyakarta juga telah menyiapkan sarana, prasarana serta personil (SDM) di BPBD dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

“Para relawan, pengurus dan komunitas Kampung Tangguh Bencana (KTB) juga sudah dikoordinasikan dalam rangka mengantisipasi musim pancaroba ini,” ungkap Agus.

Ia mengimbau kepada masyarakat dalam menghadapi musim pancaroba ini agar memperhatikan keadaan di sekitarnya.

Agus mengatakan, jika ada pepohonan atau baliho yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera dilaporkan kepada BPBD atau ke Dinas Lingkungan Hidup.

Dari sisi kesehatan, Agus juga berharap agar masyarakat berhati-hati karena di awal musim penghujan seperti ini wabah demam berdarah juga bisa menjadi ancaman bagi warga.

“Kami juga sudah melakukan antisipasi untuk bencana di sungai, yaitu dengan memanfaatkan CCTV dan Early Warning Signals (EWS),” terangnya.

Agus menjelaskan, peralatan CCTV dan EWS yang ada di sungai sudah dipersiapkan dengan baik. Pihaknha juha sudah melakukan pengecekan

“Alatnya berfungsi dengan baik termasuk  operatornya, EWS yang sudah terpasang  adalah sebanyak 80 titik di tiga sungai,” beber Agus.

Menurutnya, di musim penghujan sekarang ini sepanjang sungai yang ada di Kota Yogyakarta dikategorikan sebagai titik rawan.

Sebab di sepanjang tiga sungai besar di Kota Yogyakarta ini, di musim penghujan diprediksi debit airnya akan lebih tinggi. Tiga sungai itupun ia kategorikan rawan dan waspada.

(dien)

Baca Juga