Pojok Jogja

Korban Bencana di DIY Butuh Bantuan Alat Kebersihan dan Air Bersih

POJOKJOGJA – Pemberian bantuan untuk masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sebagian wilayah di DIY terus dilakukan. Selain kebutuhan logistik, para korban juga membutuhkan alat kebersihan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo. Ia mengatakan, korban terdampak bencana utamanya di Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo membutuhkan alat kebersihan seperti alat pel, ember, sekop dan lainnya.

“Selain itu mereka juga sangat membutuhkan air bersih, kebutuhan bayi, lansia, kebutuhan ibu hamil, hygiene kit, selimut, alat penerangan, dan bak air,” kata Gusti Prabukusumo, dalam siaran persnya, Minggu, 3 Desember 2017.

Jika ada masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya, bisa juga melalui PMI DIY. Selanjutnya, PMI akan melanjutkan pelayanan distribusi air bersih dan bantuan logistik, pelayanan kesehatan, pembersihan, well cleaning, dapur umum ditambah dengan pelayanan promosi kesehatan dan dukungan psikososial.

Ia menyebutkan, masyarakat yang ingjn membantu bisa langsung menghubungi Posko PMI DIY, melalui telepon (0274) 6499652 atau melalui rekening Bank Mandiri Kc Yogyakarta Sudirman An Penanggulangan Bencana PMI DIY, No Rek 1370007449594.

Gusti Prabu mengaku berterima kasih sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, swasta dan media untuk terus bersama PMI DIY membantu masyarakat di daerah-daerah yang terkena dampak siklon tropis Cempaka di DIY.

“Hingga dengan 2 Desember kemarin, donasi yang masuk ke rekening PMI DIY telah terkumpul sebesar Rp14,059 juta,” katanya.

Ia juga menyatakan, PMI DIY telah mengerahkan sekitar 272 sukarelawan, tiga truk tangki air, empat perahu karet, 16 ambulans serta mendistribusikan 1.480 selimut, 70 terpaulin, 110 baby kit, 255 hygine kit, 30 family kit, 50 kitchen set dan 150 jerigen.

Sementarra itu, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan PMI DIY Arif Rianto Budi Nugroho menambahkan, tim kesehatan juga telah dikerahkan untuk melayani masyarakat di tiga kecamatan di wilayah Bantul di Jetis dan Imogiri.

“Selain itu ada juga di Kulonprogo di Kecamatan Panjatan. Distribusi air bersih di dua kecamatan, Paliyan Gunungkidul dan Imogiri Bantul sebanyak 45.300 liter air bersih,” jelasnya.

Distribusi air kata dia dilakukan terutama untuk daerah terdampak banjir yang memang sangat membutuhkan air bersih. Pihaknya juga telah melakukan pembersihan di daerah Imogiri dan Paliyan.

Pendistribusian makanan juga telah dilakukan melalui layanan dapur umum di Desa Sriharjo, Imogri, Bantul. Well Cleaning di SMPN 2 Imogiri, TK PKK 91 Sariharjo, Masjid di Sompok Bantul. Di Paliyan Gunungkidul, selain pembersihan lokasi, sukarelawan juga membuatkan tandon air dari terpal.

(nis)

Baca Juga