Kesehatan

Kenali 5 Kebiasaan Sehat yang Ternyata Berbahaya Bagi Tubuh

POJOKJOGJA – Banyak orang yang menilai kebiasaan sehat menjadi hal yang menyehatkan, padahal hal itu tidak selalu benar.

Faktanya beberapa kebisaan sehat ternyata berbahaya bagi tubuh. Ada beberapa kebiasaan umum yang sebagian orang anggap menyehatkan tapi sebenarnya tidak.

Bahkan kebiasaan itu kerap kali membawa tubuh menjadi sakit. Ada baiknya jika Anda mengenali apa saja kebiasaan itu.

Berikut lima kebiasaan sehat yang mungkin tidak memberikan keuntungan apa pun bagi Anda, seperti dilansir laman India Times:

1. Sarapan berukuran besar bukanlah ide terbaik

Sarapan memang menjadi awal yang baik bagi tubuh. Tapi harus diketahui jika berlebihan maka akan berdampak buruk.

Keadaan pencernaan diyakini sebagai cerminan kesehatan seseorang secara keseluruhan di Ayurveda.

Perut memiliki kapasitas pencernaan terbesar pada saat matahari telah meningkat sepenuhnya, yang terjadi antara pukul 12:00 siang.

2. Usaha penurunan berat badan dengan terfokus pada kardio

Jika Anda sedang dalam rencana penurunan berat badan yang fokus pada kardio, sebaiknya pikirkan dengan matang. Hal itu bukanlah ide yang terbaik

Melakukan kardio dalam upaya menurunkan berat badan tanpa melakukan latihan resistansi, berat badan Anda memang akan turun. Tapi tahukah bahwa Anda juga akan kehilangan jaringan otot yang berharga.

Untuk melakukan perubahan, Anda harus mengintegrasikan latihan kekuatan ke dalam rutinitas Anda.

3. Makanan rendah lemak atau bebas lemak tidak membuat konsumsi makanan Anda jauh lebih sehat

Pada 2012, sebuah studi dari Universitas Purdue menunjukkan, dressing salad rendah lemak dan bebas lemak khususnya, membuat lebih sulit bagi Anda untuk menyerap nutrisi penting dalam salad yang dikonsumsi.

4. Menghindari garam untuk memperbaiki kesehatan jantung dan mengendalikan tekanan darah Anda tidak memperbaiki kesehatan Anda secara keseluruhan

Bila Anda benar-benar menghindari garam, sebenarnya Anda membatasi makanan yang kaya mineral dan elektrolit. Padahal garam membantu tubuh Anda dan mendukung kesehatan yang optimal.

Taburan garam laut berkualitas tinggi seperti garam laut Himalaya atau Celtic ke dalam rutinitas diet Anda memberi asupan 84 mineral dan trace mineral yang berbeda.

5. Minum delapan gelas atau lebih air setiap hari mungkin tidak diperlukan lagi

Ayurveda mengajarkan kita untuk hanya minum air putih (atau cairan lainnya, dalam hal ini) saat kita haus, tapi tidak sebaliknya.

Kelebihan asupan air (yang terjadi saat kita minum di luar tingkat haus) sebenarnya adalah faktor penyebab obesitas, masalah kulit, pencernaan, dan banyak tantangan kesehatan lainnya.

(dien/pojoksatu.id)

Baca Juga