Belanja

Kenaikan Harga Barang Pokok Picu Inflasi DIY 0,20 Persen

POJOKJOGJA – Pada November 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat inflasi yang terjadi di DIY dipicu dengan kenaikan sejumlah harga barang pokok.

Tercatat inflasi DIY mencapai 0,20 persen pada November 2017. Kepala BPS DIY, Johanes de Britto Priyono mengatakan hal itu terlihat dari kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 126,98 pada September 2017 menjadi 127,21 pada November 2017.

“Komoditas yang mengambil andil terbesar terjadinya inflasi adalah yaitu bawang merah. Kenaikannya mencapai 17,14 persen,” katanya Senin, 4 Desember 2017.

Selain bawang merah, komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga seperti telur ayam ras sebesar 4,91 persen, gula pasir sebesar 3,38 persen, dan beras dengan 0,80 persen.

Sementara untuk tingkat inflasi tahun kalender November 2017 terhadap Desember 2016 sebesar 3,25 persen dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun November 2017 terhadap November 2016 (yoy) sebesar 3,60 persen.

“Secara totoal kelompok bahan makanan memang mengalami kenaikan sebesar 0,58 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau naik sebesar 0,03 persen,” ungkap Johnnes.

Disusul kenaikan kelompok perumahan,air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,19 persen; kelompok sandang naik 0,19 persen; kelompok kesehatan naik 0,07 persen; kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan naik sebesar 0,11 persen; sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga relatif stabil dibanding bulan sebelumnya.

(dien)

Baca Juga