Pojok Jogja

Kemenristek Bolehkan Penerimaan Mahasiswa Lewat Jalur Hafal Kitab Suci

POJOKJOGJA – Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek Dikti) tidak memasalahkan perguruan tinggi negeri yang menerima mahasiswa lewat jalur hafal kitab suci. Kemenristek bahkan memberikan ruang otonomi yang luas bagi PTN untuk menerapkan beberapa jalur dalam pendaftaran mahasiswa baru (PMB).

Menristek Dikti Muhammad Nasir menegaskan, kampus telah diberikan kewenangan terkait jalur khusus PMB.

“Kalau saya itu semua saya serahkan internal kampus. Itu adalah yang jalur khusus, dalam hal ini kami ingin mengapresiasi semuanya. Mereka pengawal Al-Quran itu juga di satu sisi dia punya kemampuan bisa menghafal dengan baik, di bidang akademik mempunyai korelasi yang baik. Apakah itu nanti persyaratan masuk itu bagaimana, itu kampus bukan kami, tetapi hal itu perlu diapresiasi,” kata dia.

Kendati demikian, ia menegaskan hal yang tidak dibolehkan ialah potensi yang menuju pada terorisme dan radikalisme.

“Kemampuan menghafal perlu diapresiasi seperti halnya mereka yang berprestasi di bidang olahraga. Yang nggak boleh itu satu, yang menuju ke radikalisme dan terorisme itu aja,” lanjutnya.

Nasir menegaskan bahwa PT yang menerapkan jalur khusus bagi mahasiswa penghafal Alquran merupakan sebuah inovasi dan Kementerian memberikan ruang seluas-luasnya.

(ika)

Baca Juga