Pojok Jogja

Jadi Ujung Tombak Pariwisata, Guide di Yogyakarta Harus Kantongi Lisensi

POJOKJOGJA – Dinas Pariwisata kota Yogyakarta saat ini tengah mendorong legalitas para pemandu wisata atau guide di Yogyakarta.

Hal itu berkaitan dengan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Kota Wisata ini. Di mana guide merupakan salah satu ujung tombak yang bisa menggambarkan wajah Yogyakarta.

Guide diharap tidak hanya sekadaf memandu tetapi juga harus tersertifikasi dan mengantongi lisensi. Hal tersebut dakui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono.

“Kami akan mendorong agar seluruh pemandu wisata atau guide di Yogyakarta dapat melakukan sertifikasi dan mengantongi lisensi,” ungkapnya, Jumat, 29 September 2017.

Hal tersebut kata dia memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi wisatawan Yogyakarta. Ia pu mengakui, belum semua guide tergugah untuk melakukan sertifikasi.

“Padahal, itu tertuang dalam UU ketenagakerjaan no 13 tahun 2013, PP no 52 th 2012, Pasal 55 UU no 10 th 2009, Permen Pariwisata no 19 tahun 2016,” beber Yunianto.

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan tentang berapa total jumlah guide yang ada di Yogyakarta, baik yang sudah mengantongi lisensi maupun belum.

Tak hanya itu kata Yunianto, pihaknya juga melakukan pendataan mengenai berapa perkiraan jumlah guide yang memadai untuk memberikan pelayanan terbaik di Yogyakarta.

“Selama ini Dinas Pariwisata kerap menerima keluhan dari wisatawan. Paling banyak terkait tentang etika atau sopan santun dari pramuwisata dalam memberikan pelayanan,” jelasnya.

Olehnya itu menurut Yunianto, urgensi dari lisensi dan sertifikasi adalah agar setiap guide telah dipastikan mendapat pembekalan.

Pembekalan yang dimaksud dalam hal ini baik mengenai kode etik dalam meberikan pelayanan, maupun mengenai seluk beluk pariwisata di Yogyakarta demi penyampaian informasi yang akurat.

(dien)

Baca Juga