Pendidikan

Ini Kelemahan Penerapan Kurikulum 2013 di DIY

POJOKJOGJA – Disdikpora DIY dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan melakukan kajian terkait penerapan kurikulum 2013 (K-13) di DIY.

Hasil kajian tersebut menyimpulkan bahwa penerapan kurikulum 2013 di DIY masih lemah terhadap standar proses. Karena itu, Disdikpora DIY akan memberikan pelatihan kepada guru untuk menguatkan K-13 pada standar proses.

Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan saat ini diperlukan penyegaran kepada guru agar dapat melaksanakan K-13 secara konsisten.

“Di standar proses ini yang kami inginkan di sekolah, agar bisa dilakukan konsistensi sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan bisa mendorong anak memiliki karakter yang baik,” kata dia.

Lebih lanjut, Baskara mengatakan, pihaknya telah mengundang sekolah terkait evaluasi penerapan K-13 tersebut. Pihaknya juga telah meminta fasilitator penerapan K-13 agar sekolah bisa membangun standar proses dengan baik.

Untuk diketahui, DIY memiliki tujuh orang guru yang berkualifikasi instruktur nasional, instruktur provinsi 21 orang dan instruktur kabupaten 20 orang. Keberadaan instruktur ini sangat penting dalam rangka menerapkan K-13.

(rin)

Baca Juga