Nasional

Heboh, Malaysia Kembali Klaim Warisan Budaya Indonesia

POJOKJOGJA – Dalam beberapa hal, hubungan antara malaysia dan Indoensia memang selalu ada persinggungan. Misalnya saja dari sisi budaya dan kekayaan warisan bangsa.

Tak sedikit warisan budaya Indonesia yang telah diklaim oleh Negara tetangga itu. Jangankan kuliner warisan budaya pun dicaplok menjadi milikinya.

Belakangan ini masyarakat Tanah Air kembali dihebohkan dengan kostum kuda lumping yang diklaim oleh Malaysia.

Hal itu mulai mencuat ke media kala Finalis Miss Grand International asal Malaysia, Sanjeda John mengenakan kostum kuda lumping saat tampil di panggung megah itu.

Mengenakan kostum kuda lumping warna hitam dengan dikombinasikan atasan warna cokelat dan terbuka di bagian perut, begitulah penampilan Sanjeda.

Menanggapi hal tersebut, Desainer Aksesori Rinaldy A Yunardi merasa cukup kesal dengan polemik tersebut. Dia pun sampai tak bisa berkata-kata lebih banyak soal hal itu.

Adapun beberapa kuliner dan warisan budaya Indonesia yang telah dikalim oleh Negeri Jiran sebelumnya seperti, batik, rendang, cendol, dan lagu Rasa Sayange yang

“Apalagi sih ini? Setelah ini apalagi? Itu saja yang saya bisa katakan. Sudahlah (Malaysia),” kata Rinaldy dikutip JawaPos.com, Senin, 2 Oktober 2017.

Sebagai seorang desainer ia tentu menyesalkan kejadian itu. Menurutnya, sama halnya seperti batik, kuda lumping merupakan kesenian asli Indonesia.

Rinaldy berharap pemerintah untuk lebih peduli dengan mematenkan semua budaya dan kesenian khas Indonesia.

“Kuda lumping tentu milik kita, sudah lama sekali kesenian itu dan harus tetap dipertahankan. Dilestarikan,” tegasnya.

Ia juga menyadari peran serta kepedulian generasi muda sebagai generasi penerus juga dibutuhkan untuk mempertahankan budaya asli Indonesia

“Caranya dengan menerapkan atau menghargai penggunaannya dalam kehidupan dan aktivitas sehari-hari,” kelas Rinaldy.

Ia menekankan bahwa kuda lumping adalah bagian dari aksesori Indonesia, sangat kental dengan budayanya.

“Tentu tugas kita generasi muda mempertahankannya,” ujarnya.

Kekecewaan yang sama juga diungkapkan oleh Puteri Indonesia 2016, Kezia Warouw, ia mengaku miris melihat kejadian itu.

Pemenang 13 besar Miss Universe itu berharap permasalahan itu segera selesai.

“Dari saya pribadi sih sedih ya. Kekayaan dari Indonesia diakui negara lain. Enggak tahu sih gimana ke depannya. Permasalahannya betul apa enggak, tentu enggak tahu,” kata Kezia.

Ia mengaku sempat membaca di sejumlah situs internet tentang kabar itu. Menurutnya, kejadian itu sangat disayangkan karena kuda lumping adalah kekayaan asli Indonesia dari Jawa.

“Itu milik kita dari Jawa. Kalau bisa semua kekayaan alam, dari kekayaan baju, batik, dari tarian, baju daerah harus dipatenkan,” tegas perempuan asal Manado itu.

Kezia menjelaskan, kekayaan alam dan adat istiadat serta budaya Indonesia begitu luas dari Sabang sampai Merauke. Setia kabupaten kota dan desa memiliki ciri khas yang berbeda.

“Tolong diperhatikan itu saja sih. Sayang kalau diambil negara lain, Indonesia tuh kaya. Kaya alam budaya suku bahasa. Itulah Indonesia,” tutur Kezia.

(dien)

Baca Juga