Pojok Jogja

Gubernur DIY Dipastikan Dilantik di Istana Negara

POJOKJOGJA – Keputusan terkait pelantikan gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhirnya ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Dipastikan gubernur dan wakil gubernur DIY periode 2017-2022 akan digelar di Jakarta Selasa 10 Oktober 2017, sore ini

Sebelumnya, beredar kabar tentang pelantikan gubernur dan wakil gubernur DIY akan dilakukan pada 16 Oktober 2017.

Pelantikan itu rencananya akan digelar bersamaan dengan pelantikan gubernur DKI Jakarta terpilih.

Menanggapi hal itu, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono mengatakan sebenarnya pelantikan bisa dilakukan di Yogyakarta, tetapi tidak bisa dilantik langsung oleh Presiden.

“Jika Presiden yang melantik secara aturan yang ada maka pelantikan harus digelar di Ibu Kota Negara,” kata Sumarsono saat melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY, Pejabat Pemda DIY dan jajaran pimpinan DPRD DIY, Senin, 9 Oktober 2017.

Pelantikan yang akan digelar sore hari dikarenakan padatnya jadwal Presiden Joko Widodo.

“Kebetulan ada waktu sore, Presiden ada, maka diagendakan, selama Pak Sultan siap dengan segala krunya termasuk DPRD. Akhirnya setelah komunikasi,” ungkap Sumarsono.

Ia menyebutkan, jadwalnya pelantikan diagendakan pada pukul 16.00 WIB. 

Pelantikan yang kembali diagendakan hari ini atas pertimbangan masa bakti gubernur DIY berakhir pada 10 Oktober,  dilakukan pelantikan hari ini agar tidak ada kekosongan selama 6 hari.

Sumarsono menjelaskan, jika Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dilantik di Yogyakarta maka yang bisa melantik adalah Menteri Dalam Negeri di depan sidang paripurna DPRD.

“Jadi, Pak Presiden berkenan untuk melantik itu berarti intinya tidak ada masalah terkait dengan itu, boleh di Jakarta tergantung siapa yang melantik,” ungkapnya.

Sumarsono melanjutkan, karena Presiden yang melantik maka marwahanya dilakukan di di Istana Negara. Ia menyebutkan, sebelumnya Wakil Gubernur Pakualam X juga dilantik oleh Presiden di Jakarta.

Sumarsono menegaskan , kehadirannya dalam rapat pertemuan itu untuk memberikan penjelasan pada DIY terkait mundurnya proses pelantikan dan tidak sesuai akhir jabatan

“Pertemuan ini juga membahas konsultasi terkait beberapa hal,” tambah Sumarsono.

Lebih lanjut ia menjelaskan, terkait dengan anggaran dan undangan, Sumarsono mengatakan pelantikan di Jakarta dibiayai oleh pusat Kecuali tiket dari Yogyakarta ke Jakarta bagi para undangan.

“Untuk undangan, yang pasti adalah  Gubernur dan Wakil Gubernur DIY yang akan dilantik serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan pimpinan DPRD, selain jabatan eselon satu seperti Sekda,” jelasnya.

(dien)

Baca Juga