Pendidikan

Fakta Mahasiswa Kurang Tertarik Belajar Pancasila

POJOKJOGJA, Depok – Menanamkan nilai Pancasila kepada generasi muda merupakan keharusan, terlebih di kelas-kelas pengajaran seperti kampus. Namun, tak semudah membalikkan telapak tangan, faktanya ialah mahasiswa memang memiliki minat yang kurang untuk menyerap nilai pancasila.

Hal tersebut dijelaskan oleh Anggota Perhimpunan Warga Pancasila, Saifudin Zuhri saat menjadi pembicara di acara Diskusi dan Curah Pendapat Fakultas Ilmu Pendidikan Bermakna, dan Peningkatan Daya Tawar Peradaban Bangsa, di UNY Jumat, 11 Agustus 2017.

Zaifudin memberikan contoh saat dirinya mengampu kelas Pancasila, ia mendapati banyak mahasiswa yang tidak lulus pada kelas sebelumnya.

“Saya kumpulkan mahasiswa lalu saya tanya kenapa (tidak lulus)? Kata mereka ‘wah tidak menarik pak, membosankan’ saya menilai ini harus dimulai dari metode pembelajaran,” kata Safrudin.

Ia lalu menarik kesimpulan bahwa untuk menarik minat mahasiswa untuk belajar Pancasila ialah dengan cara memberikan metode pengajaran modern.

“Bagaimana mungkin mereka tertarik kalau seperti itu? Lihatlah di luar negeri, pembicara seperti dai di kelas itu gaya dan penuturannya modern, yang mendengarkan jadi enak dan mudah menyerap,” kata dia.

Karena itu, Safrudin menerapkan metode yang menyenangkan untuk menanamkan nilai-nilai pancasila.

“Media pengajaran dengan menggunakan media sosial. Bikin film pendek atau campaign tentang ruang publik tanpa bicara teori-teori sila. Mereka semangat,” demikian Safrudin.

(ika)

Baca Juga