Pojok Jogja

DPD Apresiasi UIN Sunan Kalijaga Cabut Larangan Kenakan Cadar

POJOKJOGJA – Ketua Komite III DPD RI mengapresiasi UIN Sunan Kalijaga yang telah mencabut larangan kenakan cadar bagi mahasiswinya.

“Alhamdulilah dan salam hormat kami kepada Rektorat UIN SUKA yang berbesar hati mencabut aturan tersebut. Saya yakin membolehkan pengenaan cadar di lingkungan kampus tidak menghalangi misi besar Universitas Islam di manapun di Indonesia untuk menyebarkan pesan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin,” kata Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris, Senin 12, Maret 2018.

Fahira berharap agar semua pihak mendukung kebijakan Rektorat UIN SUKA dan mengakhiri segala perdebatan agar tidak mengganggu kondusifitas iklim belajar mengajar di kampus.

Pencabutan larangan bercadar di kampus ini adalah keputusan bijak dan tepat serta sudah selayaknya diambil oleh sebuah institusi pendidikan, tempat di mana bersemainya dialog dan diskusi tanpa dibatasi oleh sekat apalagi prasangka.

Diharapkan, keputusan UIN SUKA juga mampu menggeser pandangan sekolompok masyarakat terhadap muslimah bercadar ke arah yang lebih baik.

“Pencabutan larangan ini juga diharapkan menjadi pembuktian bagi mahasiswi yang mengenakan cadar bahwa stigma yang dilekatkan kepada mereka yaitu eksklusif dan identik dengan paham radikal tidaklah benar. Saya berharap keputusan ini memacu mahasiswi bercadar untuk menggapai prestasi setinggi mungkin di bidang akademik sehingga mampu membanggakan kampus dan orang tua mereka,” kata Fahira.

Untuk diketahui, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mencabut larangan penggunaan cadar bagi mahasiswinya di lingkungan kampus. Hal tersebut tertuang melalui surat bernomor B-1679/Un.02/R/AK.00.3/03/2018.

(dil)

Baca Juga