Pojok Jogja

Dishub Yogyakarta Kaji Pengelolaan Smart Parking

POJOKJOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta rencananya akan melakukan pengelolaan smart parking. Namun hingga saat masih menunggu proses persetujuan dari sejumlah pihak.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Wirawan Haryo Yudo mangatakan, wacana tersebut merupakan rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY atas penyelenggaraan perparkiran di Kota Yogyakarta.

“ORI DIY memang telah memberikan rekomendasi kepada kepala daerah agar mulai mengkaji penggunaan smart parking,” ungkapnya, akhir pekan lalu.

Hal itu kata dia untuk menekan celah kebocoran retribusi dan mengedepankan aspek transparansi retribusi perparkiran di Yogyakarta.

Terlebih saat ini rancangan peraturan daerah (Ranperda) Perparkiran oleh DPRD Kota Yogyakarta juga masih terus tertunda.

“Persoalan parkir memang harus dibahas oleh berbagai pihak, tidak hanya dari instansi kami saja. Semua pihak yang berkaitan tentu harus terlibat,” jelas Haryo.

Misalnya saja lanjut dia, terkait parkir satu atap, pembahasan itu harus melibatkan banyak intansi. Ia mengaku tidak bisa memutuskan sendirian.

Rencananya, pihak Pemkot juga akan menggandeng pihak swasta untuk pengelolaan smart parking tersebut. Saat ini sudah ada beberapa pihak yang menyatakan diri ingin bekerjasama.

“Memang sudah ada beberapa pihak yang menawarkan diri kepada pemerintah sebagai operator atau pengelola parkir, walau aturan masih digodok oleh legislatif dan eksekutif,” beber Haryo.

Ia menyebutkan, ada tiga perusahaan yang sudah menawarkan kepada pihaknya untuk menjadi penyedia layanan smart parking di Kota Yogyakarta.

Hanya saya pihak Pemkot Yogyakarta belum memberikan jawaban terhadap penawaran tersebut.

“Karena kebijakan parkir berbasis elektronik ini belum diterapkan dan alokasi anggarannya belum diusulkan dalam RAPBD 2018,” terangnya.

Haryo menambahkan, selain itu regulasi terkait perpakirkan juga masih dalam pembahasan di dewan.

(dien)