Teknologi

Data Pengguna Facebook Bocor, Mark Zuckerberg Terapkan Keamanan Baru

POJOKJOGJA – Banyak pengguna Facebook yang memilih menutup akun karena skandal penyalahgunaan data pengguna, yang saat ini marak dibincangkan.

Pengguna memilih menutup akun karena khawatir data pribadinya disalahgunakan seperti pada kasus antara lembaga penelitian Cambridge Analytica dengan Facebook.

Menanggapi hal tersebut, Facebook menerapkan sistem keamanan yang diklaim bisa membuat pengguna lebih nyaman dalam menggunakan Facebook.

“Selama enam bulan ke depan, kami akan meningkatkan keamanan pengguna. Kami tidak akan memberikan informasi apapun kepada pihak ketiga yang mungkin merugikan pelanggan. Kami berharap cara ini akan membuat pelanggan merasa lebih aman sekaligus mengembalikan kepercayaan mereka,” demikian pernyataan resmi dari pimpinan perusahaan Mark Zuckerberg seperti dilansir Times, Minggu 1 April 2018.

Sebelumnya, Facebook mengenalkan menu baru yang berfungsi untuk meningkatkan keamanan pengguna. Menu tersebut diberi nama privacy shortcut.

Privacy shortcut berfungsi membantu pengguna untuk menghapus informasi pribadi yang tidak ingin dibagikan.

Seperti diketahui, sejak skandal dengan Cambride Analytica, kepercayaan pengguna terhadap Facebook mulai menurun. Tidak heran, jika sejak 2017 lalu, Facebook terfokus untuk mengembalikan kepercayaan pelanggan.

“Kami sudah menerima semua keluhan yang meminta peningkatakan pengaturan privasi. Jangan khawatir, kami akan memperbaikinya secara bertahap,” kata Erin Egan, Chief Privacy Officer Facebook.

(rin)

Baca Juga