Pojok Jogja

Cucu Hamengkubuwono VIII Minta Handoko Hormati Intruksi, Kalau Tidak, Diusir dari Jogja

POJOKJOGJA – KRT Poerbokusumo, cucu Hamengkubuwono VIII meminta Handoko untuk menghormati instruksi 1975. Dengan tegas, KRT Poerbokusumo mengatakan akan turun ke jalan dan menemui Handoko, bila ia masih mengajukan gugatan.

“Kita akan turun ke jalan. Kalau perlu kita akan usir dari Jogja,” katanya, seperti dilaporkan wartawan, Furqon Ulya Himawan, untuk BBC Indonesia.

Hal tersebut dikatakannya di sela acara pertemuan sejumlah keluarga dekat Keraton Yogyakarta dengan masyarakat di kediaman Kanjeng Raden Tumenngung (KRT) Poerbokusumo, pada Kamis 3 Maret 2018.

Pertemuan tersebut dikemas dalam acara bertajuk Merawat Sejarah Keistimewaan Yogyakarta untuk Kedaulatan NKRI.

Acara tersebut dihadiri kerabat keraton, Brotoseno, Emha Ainun Najib serta warga Tionghoa.

Salah satu peserta, warga Tionghoa bernama Chang Wendryanto. Chang Wendryanto yang juga merupakan anggota DPRD DIY tersebut berharap permasalahan bisa diselesaikan dengan bermusyawarah.

“Ayolah kita hidup damai. Bagi saya tidak masalah, yang penting bisa hidup,” kata Chang.

(Ra)

 

Baca Juga