Pojok Jogja

Candi Borobudur akan Didanai Bank Dunia

POJOKJOGJA – Bank Dunia akan menggelontorkan dana sebesar US$ 4.300 juta untuk mengembangkan tiga objek wisata nasional salah satunya, Candi Borobudur di Jawa Tengah.

Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hadi Sucahyono mengatakan pengembangan kawasan tersebut memerlukan perencanaan berupa persiapan masterplan (Integrated Tourism Masterplan) yang diprediksi memakan waktu hingga satu tahun.

Namun, jika dalam empat bulan sudah ada proyek yang siap digarap, maka pihaknya akan langsung mengucurkan dana bantuan Bank Dunia tersebut.

“Itu perencanaannya dulu tetapi semua tak menunggu perencanaan, bisa langsung dipakai. Tidak hanya untuk perencanaan tapi juga untuk fisiknya. Katakanlah empat bulan ke depan kalau ada yang sudah kita bilang siap mungkin lahannya, detail desainnya, kita sudah bisa langsung pakai dana,” kata dia.

Menurut Hadi, sejauh ini beberapa usulan telah diajukan dan segera dievaluasi untuk menentukan mana yang memang sudah matang dan layak untuk dieksekusi.

Selain Borobudur, objek wisata lainnya ialah Danau Toba di Sumatra Utara dan Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Tak hanya bantuan dari Bank Dunia. Pemerintah juga telah mengalokasikan US$400 juta melalui APBN. Namun, Hadi tetap mendorong agar pembangunan ketiga kawasan tersebut tidak hanya memanfaatkan APBN, tetapi juga mengundang kontribusi dari swasta.

(rin)

Baca Juga