Selebritis

Bikin Baper, Album Terbaru Sam Smith Berkisah Tentang Kesedihan dan Patah Hati

POJOKJOGJA – Penyanyi asal Inggris Sam Smith kembali meluncurkan album terbarunya. Album kedua dari penyanyi berusia 25 tahun ini banyak berkisah tentang kesedihan, rasa sakit karena patah hati.

Setelah merilis album pertamanya tiga tahun lalu, Sam Smith mulai mencari ide-ide untuk menulis lagu di album keduanya ini.

Ide menulis lagu bertema kesedihan muncul setelah Sam Smith merilis album In the Lonely Hour tiga tahun lalu.

Jumat, 3 November 2017 album keduanya diluncurkan dengan salah satu tembang yang mulai populer saat ini berjudul Too Good at Goodbyes.

“Setelah merilis album in the Lonely Hour, saya mengalami sedikit ketidakstabilan,” kata Smith kepada AFP di sebuah studio rekaman London, mengacu pada album barunya, Jumat.

Di tiga tahun lalu kata Smith, merupakan masa pencarian jati dirinya mengasyikkan, mendebarkan, dan patah hati.

Berpegang pada langkah yang ia gunakan untuk meraih sukses besar pada album perdananya, album terbaru Smith ini diisi dengan lagu-lagu yang menceritakan kisah-kisah menyedihkan tentang kehilangan cinta serta kerinduan yang panjang.

Lagu Too Good at Goodbyes sendiri merupakan lagu pertama dalam album berisi 10 lagu itu. Lagu tersebut menggambarkan sebuah hubungan percintaan yang kandas.

Lagu Baby You Make Me Crazy, berada di urutan ketujuh dalam susunan lagu album ini menceritakan tentang upaya untuk beranjak dari kegagalan hubungan sebelumnya.

“Menulis dengan tema-tema kesedihan bagi hal yang mudah. Ketika saya bahagia, saya tidak ingin menulis musik,” kata Smith, menambahkan bahwa dia sangat bahagia.

Tapi lanjut Smith, sama seperti orang lain, ia punya banyak waktu untuk masuk ke dalam dirinya dan berpikir mendalam.

“Dan inilah saya saat pergi ke studio untuk mengambil sebuah pena,” katanya. Saya merasa seperti berhasil menulis sesuatu yang jujur dari hati saya,” ungkap Sam Smith.

(dien)