Belanja

Begini Cara Kaesang Ajar Ibu-ibu Yogyakarta Berbisnis Kuliner

POJOKJOGJA – Melihatnya sebagai seorang youtber mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana jadinya ketika seorang Kaesang Pangarep menjadi pembicara, di hadapan ibu-ibu pula.

Putra dari Presiden Joko Widodo ini didaulat menjadi pembicara pada diskusi kewirausahaan yang digelar Pemerintah Kota Yogyakarta.

Dalam diskusi itu terlihat jelas, Putra orang nomor satu Indonesia inu mewarisi bakat ayahnya, naluri berbisnis Kaesang kian hari ternyata semakin terasah.

Diskusi kewirausahaan tersebut diikuti oleh ibu rumah tangga, Kaesang pun mengajak para ibu-ibu untuk menjajal bisnis kuliner secara online melalui aplikasi andorid bernama madhang.id.

“Jadi, madhang.id bertujuan memasarkan masakan ibu-ibu rumah tangga untuk dijual. Ibu-ibu sekaligus bisa membuka warung secara gratis.” kata Kaesang.

Melalui starup rintisannya ini, Kaesang ingin memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjajakan beragam produk utamanya makanan rumahan.

Menurutnya,makanan rumahan lebih digemari dan memiliki daya tarik tersendiri. Ia mengatakan, ia menargetkan para ibu-ibu untuk bergabung dengan startup yang dirintisnya.

“Sebenarnya user sudah ada banyak, transaksi juga sudah ada tapi kami masih pengen fokus untuk mencari mitra dulu,” ungkapnya.

Aplikasi madhang.id kata Kaesang, sudah bisa digunakan di beberapa kota besar seperti Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya dan Bali. Kedatangan ke Yogyakarta sendiri juga ingin mengajak ibu-ibu di Yogyakarta bergabung.

“Hanya bermodal kemampuan menggunakan smartphone dan mengolah masakan yang biasa dimakan sehari-hari, ibu rumah tangga dapat menjual masakannya melalui madhang.id,” terang Kaesang.

Ia menjelaskan syaratnya pun sangat mudah yaitu ibu-ibu cukup menyiapkan Kartu Tanda Penduduk, dapur, dan smartphone. Aplikasi tersebut kata Kaesabg dapat diunduh melalui Google Play Store.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyambut baik ide Kaesang untuk membantu memajukan UMKM dan ibu-ibu rumah tangga melalui aplikasi madhang miliknya.

“Melalui aplikasi madhang ini, Kaesang memberikan peluang usaha kepada para ibu rumah tangga pada khususnya,” ungkap Haryadi.

Menurutnya, yang paling penting dengan adanya aplikasi ini berarti ibu rumah tangga diajak untuk semakin produktif. Sehingga ada aktifitas produktif yang dilakukan di rumah masing-masing imbuhnya.

“Di era digital saat ini jualan tidak harus punya toko, bahkan bisa dilakukan langsung dari rumah masing-masing,” jelasnya.

Aplikasi madhang, lanjut Haryadi membuka mindset orang-orang bahwa dagang tidak harus punya toko. Meski begitu, ia tetap ingin semua produk kuliner yang dihasilkan ibu-ibu rumah tangga memiliki sertifikat PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

“Silahkan jualan semenarik mungkin tapi sebelumnya sudah mengantongi izin PIRT dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta,” terang Haryadi.

Ia berharap melalui diskusi ini, khususnya para ibu-ibu rumah tangga bisa memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang lebih produktif.

(dien)

Baca Juga