Nasional

Alasan Glenn Fredly Kenakan Peci Hitam di Sewindu Haul Gus Dur

POJOKJOGJA – Peringatan sewindu haul Gus Dur tidak hanya dihadiri para tokoh dan pegiat lintas agama, tetapi juga sejumlah seniman dan artis papan atas.

Salah satunya adalah musisi tanah air, Glenn Fredly. Ada yang berbeda dari penampilan Gelnn pada puncak acara sewindu hau Presiden RI ke-4.

Jika pelantun lagu Januari ini biasanya mengenakan setelan jas casual dan topi, kali ini Glenn Fredly tampil dengan mengenakan kemeja batik juga peci hitam di kepalanya.

“Alasan saya mengenakan peci hitam di malam haul Gus Dur ini, karena peci hitam ini simbol pemersatu bangsa,” kata Glenn saat tampil di atas panggung auditorium Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Senin, 5 Februari 2018.

Selain itu kata Glenn, peci hitam yang dulunya sering digunakan mendiang Gus Dur merupakan lambang kearifan lokal.

Dalam penampilannya, satu lagu yang dibawakan Glenn yaitu lagu berjudul Pancasila Rumah Kita, yang pernah dipopulerkan oleh Franky Sahilatua.

Sebelumnya Ketua Panitia Sewindu Haul Gusdur M Fakhrur Rifai mengatakan, ziarah budaya ini digelar untuk merefleksikan nilai-nilai yang telah Gusdur ajarkan sejak dulu.

“Acara ini tidak dimaksudkan untuk mengkultuskan Gusdur tetapi bagaimana kita bisa merefleksikan nilai-nilai yang beliau ajarkan, utamanya tentang kemanusiaan dan pluralisme,” kata Fakhrur.

Fakhrur mengaku prihatin melihat situasi Indonesia saat ini. Tidak sedikit pihak yang mengatasnamakan agama untuk kepentingan sesat. Hal itu kata dia berdampak pada perpecahan.

Olehnya itu, dalam peringatan Sewindu Haul Gusdur dipilih pula tema utama “Menjadi Gusdur, Menjadi Indonesia”. Dalam acara ini dihadiri pegiat lintas agama dari kalangan Islam, Kristen, Buddha, Hindu, Katolik, dan Konghucu.

Mereka merupakan aktivis yang bergerak di isu-isu toleransi antar-umat beragama. Sementara, tokoh yang datang yakni Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Ulil Absar Abdalla, dan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Ada pula sejumlah rangkaian acara sewindu haul Gus Dur yang digelar oleh keluarga Gus Dur. Di mana isteri Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid sebagai pengisi acara.

“Gus Dur telah banyak meneladankan, saatnya kita melanjutkan,” ucap Fakhrur.

(dien)

Baca Juga