Pojok Lesehan

6 Surga Belanja di Bantul yang Wajib Kamu Tahu

POJOKJOGJA – Selain menjadi sasaran tempat menghabiskan waktu liburan, Yogyakarta juga menjadi tempat untuk berbelanja. Apalagi bagi para shopaholic yang gemar berbelanja cinderamata.

Yogyakarta dikenal dengan beragam ciri khasnya. Hal itu juga tercermin dari berbagai cinderamata atau souvenir yang bisa dibawa pulang sebagai buah tangan.

Mencari cinderamata unik dan khas, Yogyakarta lah tempatnya. Di kota Gudeg inilah orang-orang kreatif berkumpul untuk menghasilkan karya yang menarik dan bernilai jual.

Selain Malioboro dan Pasar Beringharjo, di Yogyakarta ada juga surga belanja yang wajib kamu tahu dan bisa kamu kunjungi. Letaknya di Kabupaten Bantul. Soal jarak tak perlu khawatir, semua tempat ini merupakan lokasi strategis yang bisa dikunjungi.

Apa saja ya tempat balanja itu? Berikut enam daftar surga belanja di Bantul yang wajib kamu tahu.

1. Desa Wisata Kasongan

Nama yang satu ini mungkin tak asing lagi di telinga wisatawan yang sudah pernah berkunjung ke Yogyakarta. Salah satu desa wisata dengan produk kerajinan berupa gerabah. Desa Wisata Kasongan ini menjadi tempat para pemburu aksesoris dan penghias rumah yang berbahan gerabah.

Terdapat galeri-galeri yang memajang berbagai kerajinan gerabah seperti pot bunga, patung, peralatan dapur, guci dan beberapa benda lain. Lokasinya terletak dj di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Jika ke Yogyakarta, jangan lupa luangkan waktu untuk berburu cinderamata unik di desa wisata ini.

 

2. Desa Wisata Krebet

Jika selama ini kita tahu batik adalah kain, berbeda dengan yang dilakukan warga Desa Krebet. Mereka menggunakan kayu sebagai media untuk membatik. Itulah yang menjadi daya tariknya, Batik yang digambar pada kayu ini menghasilakan beragam produk unik. Ada topeng, wayang dan patung kayu, gantungan kunci, cermin, kotak perhiasan, dan masih banyak lagi.

Lokasi Desa Wisata Batik Kayu ini berada di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul. Desa wisata ini cocok buat kamu yang ingin mencari beragam cinderamata untuk oleh-oleh, atau mau kamu gunakan sendiri. Selain itu di tempat ini kamu juga bisa menyaksikan langsung proses pembuatan Batik Kayu.

3. Pasar Seni Gabusan

Kalau kamu mau mencari beragam karya seni dari berbagai daerah di Jogja, Pasar Seni Gabusan adalah tempatnya. Pasar Seni Gabusan ini menempati area seluas 4 hektar yang menampung sekitar 444 pengra arin seni yang terbagi dalam 16 los. Beragam produk dijajakan di sini, mulai dari kerajinan batik, gerabah, kulit, terakota, kayu, bambu, sampai logam.

Lokasi Pasar Seni Gabusa ini memang mudah di temukan, tepatnya ada di Jalan Parangtritis KM 9.5, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Kebanyakan produk yang di jual di pasar ini merupakan hasil dari berbagai desa wisata di Jogja. Jadi kalau kamu tidak sempat mengunjungi satu persatu desa wisata untuk berburu cenderamata, kamu tinggal menuju Pasar Seni Gabusan ini.

4. Desa Keris Banyusumurup

Sudah tahu dong apa itu Keris? Keris merupakan senjata tradisional yang digunakan dalam upacara adat Jawa yang telah menjadi barang kolektor. Tempat yang paling tepat untuk mencari Keris ini ada di Desa Banyusumurup yang memproduksi memproduksi bilah keris koden atau keris yang berfungsi sebagai hiasan serta aksesorisnya, seperti warangka (sarung) dan gagangnya.

Keahlian pengrajin keris di Desa Banyusumurup, Imogiri, Bantul ini diturunkan oleh Empu Djiwo Diharjo, pemilik sanggar penempa keris yang mendapatkan ilmu turun temurun dari ayahnya. Di tempat ini juga kamu juga bisa menyaksikan proses pembuatan keris dan aksesorisnya

5. Sentra Industri Kecil Emping Melinjo

Berlokasikan di Dusun Kepuh Kulon, Wirokerten, Banguntapan, Bantul dikenal sebagai pusat penghasil Emping Melinjo. Masyarakat di Dusun Kepuh Kulon ini mewarisi keahlian memproduksi Emping Mlinjo dari para leluhur mereka. Hingga kini tradisi ini masih dipertahankan bahkan menjadikan wilayah ini sebagai Sentra Industri Kecil Emping Melinjo.

Emping sendiri adalah sejenis makanan ringan yang dibuat dengan cara menghancurkan bahan baku hingga halus kemudian di keringkan di bawah sinar Matahari. Pada umumnya bahan dasar Empring ini adalah melinjo seperti yang ada di Kepuh Kulon. Selain sebagai kudapan, Emping juga sering digunakan disertakan dalam penyajian bubur, gado-gado dan ketoprak.

6. Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding

Buat kamu yang mencari barang-barang fashion berbahan kulit, Desa Wisata Atau Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding adalah tempat yang tepat. Kamu bisa menemukan beragan produk-produk berbahan kulit di sentra kerajinan kulit ini. Beragam barang yang dihasilkan diantaranya: tas, sepatu, ikat pinggang, dompet, jaket, sampai pernak-pernik lucu seperti gantungan kunci dan pigura.

Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding ini berada di Jalan Parangtritis Km 11, Bantul. Kualitas barang-barang berbahan kulit di Manding ini sudah tidak diragukan lagi. Bahkan banyak yang dengan sengaja ke manding untuk mencari produk kulit berkualitas dengan harga miring dibandingkan produk bermerek yang di jual di mall-mall.

(dien)

Baca Juga