Pojok Lesehan

5 Wisata Air Terjun di Kulonprogo

POJOKJOGJA – Kulonprogo merupakan salah satu daerah Yogyakarta yang dikenal sebagai wisata dengan panorama alam yang mengagumkan. Di Kulonprogo kamu bisa menemukan wisata air terjun di beberapa titik. Nah, bagi kamu yang ingin berwisata ke Kulonprogo, berikut 5 wisata air terjun di Kulonprogo.

Air Terjun Kembangsoka

Air terjun ini menarik karena memiliki sejumlah tingkatan. Air Terjun Kembangsoka memiliki rupa seperti sungai yang aliran air di bagian atas cukup besar dan semakin kecil saat kamu melihat bagian bawahnya. Kamu juga bisa bermain air di bawah pancuran air karena air terjun ini terjamin keamanannya.

Kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas pendukung yang telah disediakan. Terdapat banyak warung yang menyajikan kuliner khas Kulonprogo.

Menariknya, air Terjun Kembangsoka memiliki air yang kondisinya tetap jernin selama musim hujan. Kamu juga bisa dengan mudah mencapai air terjun karena kondisi tangga dan jalan menuju tempat ini tidaklah buruk.

Air Terjun Kedung Pedut

Jika ke Kulonprogo, jangan lupa untuk menikmati satu lokasi air terjun bernama Kedung Pedut, lokasinya di Kecamatan Girimulyo, tepatnya di Desa Jatimulyo. Keunikan dari air terjun ini adalah warna airnya ada dua, putih jernih dan hijau tosca.

Keunikan warna airnya, membuat air terjun ini punya khas tersendiri. Selain dari dua warna unik yang dapat dinikmati para pengunjung, kamu juga bisa bermain air di kolam alami. Kolam ini termasuk aman untuk menjadi tempat bermain air atau berenang karena tidak begitu dalam.

Air Terjun Sidoharjo

Lokasinya belum populer dan belum banyak terjamah wisatawan karena letaknya yang terpencil. Berada di pelosok Samigaluh, obyek wisata satu ini memiliki segudang pesona keindahan. Dengan tinggi sekitar 75 meter, air terjun ini juga disebut dengan Air Terjun Perawan

Daya tarik lainnya di tempat ini ialah banyaknya bunga-bunga yang tumbuh liar di sekeliling air terjun.

Grojogan Sewu

Air Terjun Grojogan Sewu yang terletak di Desa Beteng, Girimulyo. Obyek wisata ini juga terbilang anyar karena baru dibuka sekitar 2 tahun yang lalu.

Dari pintu masuk, kamu harus menempuh jarak sejauh 200 meter dengan berjalan kaki dan selama perjalanan ini kamu bisa melihat kondisi perkebunan warga. Medan yang ditempuh masih terbilang alami dan hanya kayu serta batu saja yang dimanfaatkan demi membuat kondisi jalan menjadi lebih kuat.

Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, namun bentuknya adalah sumbangan sukarela yang bisa diisi saat kamu melewati pintu masuk.

Grojogan Watu Jonggol

Air terjun ini berada di Kecamatan Samigaluh, tepatnya di Dusun Nglinggo. Air Terjun Grojogan Watu Jonggol memang berada di dekat perkampungan penduduk dan ada di desa sehingga tidak mudah untuk mengakses lokasi ini.

Wisatawan harus rela mengeluarkan tenaga untuk melalui beberapa anak tangga serta berjalan kaki melewati perkebunan milik warga setempat.

(ika)

Baca Juga